Ngawiramah.com – Barawal dari nama BLACK MASK, hanya beberapa bulan setelah BLACK MASK tebentuk, mereka mengganti nama menjadi SEMURAK pada tanggal 12 November 1999 yang bergenre BLACK METAL. Nama SEMURAK diambil dari nama tempat di daerah sebelah makam Soko, kelurahan Karangasri yang terdapat sebuah tempat bernama SEMURAK. Konon berdasar cerita sejarah setempat, sebagian penduduk (orang tertentu) mengetahui bahwa tempat tersebut merupakan sebuah kerajaan gaib yang dihuni oleh seekor ular naga yang terdapat batu delima merah di kepalanya.

Formasi awal terbentuknya band ini adalah:

Tahun 1999 :

Hari : Vocal, Gatot : Guitar 1, Beny : Guitar 2, Wahyu : Bass dan Shervy : Drum

Seiring berjalannya waktu mereka mengubah formasinya, Gatot (Guitar1) mulai sibuk bekerja maka digantikan oleh Tony. Berbagai event lokal, parade ataupun festival  sering ikut serta, berharap Semurak bisa diterima di kalangan pecinta musik metal di Ngawi, sampai pada akhirnya Tahun 2002 SEMURAK masuk dalam kategori band Indie label Madiun.

2002 – 2005 :

Sempat vakum karena tiga player bekerja di luar kota, Wahyu (bass), Beny dan Tony (guitar). Pada awal tahun 2005 SEMURAK merekrut 3 player baru untuk bergabung sebagai player drum, bass dan vokal. Dan juga sekaligus membentuk fomasi baru yang bergenre DEATH METAL.

Hari : Vocal, Nanang : Vocal, Shervy : Guitar, Bastian : Bass, Alm. Anggit : Drum

2006 – 2009 :

Berpengaruh pada musik modern dan juga didasari selera musik yang berbeda, maka Semurak mencoba untuk membuat yang berbeda dan mengubah genre musik menjadi DEATH CORE. Setelah berjalan cukup lama SEMURAK pada tahun 2009 merekrut satu player baru sebagai guitar 1. Formasi sebagai berikut :

Hari : Vocal, Nanang : Vocal, Sony : Guitar 1, Shervy : Guitar 2, Bastian : Bass, Alm. Anggit : Drum

2010-2011 :

Awal 2011 minimnya waktu Hari (vocal) dan Sony (guitar) dikarenakan sudah berkeluarga, akhirnya berjalan berempat, yaitu :

Nanang : Vocal, Shervy : Guitar, Bastian : Bass, Alm. Anggit : Drum.

2011-2012 :

Berubahnya keadaan yang tidak diinginkan dan juga kematian Anggit (Drum), mereka mencoba mengisi kekosongan dan beranjak untuk berdiri lagi, Semurak merekrut Surya menggantikan posisi Anggit (Drum) sebagai player sementara.

Semurak juga mengubah genre menjadi BRUTAL DEATH METAL sebagai penyesuaian pada player pengganti.

Shervy : Guitar, Bastian : Bass, Surya : Drum

  • Gilang (Absolute Fear) : Substitution Vocal (awal 2012)
  • Eko (Athematic)             : Substitution Vocal (pertengahan 2012)
  • Akas (Tuberculosis)       : Substitution Vocal (akhir 2012).

***

Dari sejarah panjang itulah, bisa dikatakan band Semurak adalah punggawa musik metal dari Ngawi. Berikut ini sedikit interview Ngawiramah.com dengan vokalisnya bung Nanang Zakry.

Saat ini, siapa aja mas personil Semurak?

Untuk saat ini player Semurak, Shervy M alias Landak (guitar),  Bastian (bass), Surya alias Bobid (drum)  dan saya sendiri (vocal) mas.

Dari terbentuknya Semurak, November ’99 dan juga bongkar-pasang player. Apakah secara musik sangat berbeda dari pertama terbentuk? Apa yang mendasari perubahan tersebut? Lantas, Semurak mengusung musik apa sekarang?

Iya mas bro, pada dasarnya kami ingin berinovasi juga mnyesuaikan selera & skil kami, secara kami bongkar pasang player. Pertama dulu Trashmetal, Blackmetal, terus Deathmetal, sampai saat ini kami masih bermain Deathmetal, cuman bedanya kami aplikasikan Deathcore/ Brutal.

Sejak kapan  main di Deathcore? Dan apakah ini akan menjadi pilihan terakhir, atau nanti akan berinovasi ke depannya?

Mulai akhir tahun 2009 – 2010 sempat record demo kami 3 lagu, 2011 Alm. Anggit wafat. Mulai saat itu kami dapat drummer baru dan balik Deathmetal, untuk ke depannya kami tetep bermain Deathmetal mas bro.

Sepanjang perjalanan Semurak (hampir 17 tahun). Sudah mengeluarkan album atau EP? Atau beberapa single?

Kami cuman punya beberapa demo mas bro, Blackmetal dengan player lama dulu punya 2 demo lagu, Deathcore 3 & Deathmetalnya 2. Ya cuman itu mas bro yang sempat kami record. Tapi itu yang masih tersimpan cuman 3 lagu terakhir Deathcore mas bro.

Itu diantaranya “Amarah” & “Peradilam yang Suram”?

Iya mas bro, Amarah, Peradilan yang Suram & Dendam.

Untuk saat ini kesibukan Semurak apa? Apakah sedang mempersiapkan EP mungkin.

Untuk saat ini kami agak vakum karena kesibukan masing-masing player. Belum menemukan waktu senggang buat ke studio lagi mas bro. Hehehe .

Hmmm, jadi untuk jadwal rutin latihan / jamming juga vakum?

Iya mas bro rencana ke depannya pingin jamming-jamming dulu 😀

Semurak kan udah lama terbentuk, jika menilik lagi band-band yang lahir di Ngawi mayoritas mengusung Metal dengang segala sub-nya. Menurut Semurak dan mas Nanang sendiri, apa pendapat tentang hal ini?

Ya unik kalo Ngawi, kami berwarna. Ya Semurak berharap agar temen-temen tetap terus menggali potensinya masing-masing juga memelihara solidnya keberagaman.

Selagi “vakum”, saat ini apakah juga vakum dalam hal gigs?

Iya mas bro.

Bagaimana menyikapi kevakuman Semurak selama ini? Apakah ada deadline tertentu untuk kembali lagi?

Ya sebenarnya sangat disayangkan! tapi di sela-sela kesibukan kami, kami berempat sempatkan untuk berkumpul sekedar sharing tentang musik. Untuk sementara ini kami belum bisa menentukan deadline jamming & gigs dikarenakan kesibukan kami masing-masing.

Apakah para personil tidak tinggal sekota? Maksudnya apakah beberapa ada yang di luar kota.

Sampai saat ini playernya masih tetap satu kota kok mas bro.

Banyak yang bilang seperti ini, “Semurak adalah band panutan anak-anak Ngawi, khususnya di jenis musik metal” menurut mas sendiri bagaimana?

Masak tha mas bro?

Ada sebagian yang bilang gitu. Apakah mungkin karena udah lama (main di metal)?

Kalo menurutku sendiri sih Semurak di era tahun 2010-an menjadi pemicu lahirnya band-band metal kota Ngawi.Ya bisa dibilang gitu mas bro karena Semurak udah lumayan lama eksis di blantika musik Ngawi.

Nah untuk di Ngawi, tahun 2010 seakan bisa dikatakan band-band yang bergenre metal lahir. Apakah ini hanya mengikuti trend, atau akan bisa bertahan lama?

Bisa dibilang seperti itu, memang di tahun 2010 banyak bermunculan band baru tapi untuk lama tidaknya sebuah band tergantung dari eksistensi & kekompakan player band tersebut.

Apa sih yang membuat Semurak bisa bertahan sampai saat ini?

Untuk kami sendiri selalu menjaga komunikasi agar kami tetap menjalin silaturahmi antar player.

Lalu, selain karena kesibukan masing-masing personil, kendala terbesar untuk Semurak apa?

Kendala kami yaitu belum adanya waktu luang mas.

Untuk rencana di tahun 2016 ini apa mas?

Untuk di tahun ini Kita belum ada rencana mas. Tapi yang pastinya bila ada waktu luang kami akan mengadakan jamming sekedar buat materi lagu baru kami.

Prosesnya sudah sampai di tahap apa?

Prosesnya baru ada di tahap guitar mas yang lainnya ntar nyusul.

Kemudian, untuk rencana panjangnya gimana? Maksudnya visi ke depannya Semurak?

Visinya kami harus tetep ada. Ya doakan aja bro agar kami bisa tetap berkarya lagi.

Kami akan selalu mendoakan band-band lokal agar terus berkarya.

Ok! Makasih brother atas supportnya 😉

Pesan untuk band-band atau komunitas di Ngawi?

Pesan dari kami untuk band-band di kota Ngawi “Jangan ada kata bosan untuk mengeksistensikan musik di kota Ngawi, tingkatkan solidaritas sesama musisi. Jangan terprovokasi kata-kata dari orang yang hanya mencari keuntungan sepihak, yang terakhir jaga selalu kekompakan antar musisi dan komunitas, dan hargai sesama” By. (SEMURAK player) \M/.

Ok mas, terimakasih atas waktunya ya.

Injih sami-sami mas.

 

SEMURAK

085649293026 (Bastard)

Facebook

Website

Mediafire

Reverbnation

Download Lagu

SHARE
Founder Setara Network | Blogger | Writer | Social Media Enthusiast