Ngawiramah.com – Lima tahun belakangan ini kota Ngawi sedang “demam musik metal”. Banyak band-band baru bermunculan yang mengusung metal. Setidaknya yang saya tahu dari berbagai events musik di Ngawi. Gigs-gigs di Ngawi mayoritas diisi oleh berbagai band yang berlatar belakang musik keras. Sepertinya, genre Pop sudah ditinggalkan oleh anak-anak muda Ngawi dan hijrah kepada Metal. Selamat tinggal pop menye-menye dan sejenisnya. enyahlah kau di neraka!

Salah satu band Metalcore dari Ngawi yang saya tahu adalah Trivial. Trival berdiri dan ikut andil meramaikan musik metal di Indonesia khususnya di Jawa Timur, Ngawi, Madiun dan sekitarnya. Ide awal terbentuknya Trivial dari Rio Sadewa sang Vocalis. Formasi awal Trivial adalah Rio Sadewa (Vocalis 1) Baha (Bass), Burhan (Guitar) dan Anas (Drum).

Berikut ini adalah sedikit wawancara saya dengan Drummernya, Annas Alfauzi yang dikenalkan oleh Brian Aga. Saya wawancara via Blackberry Messenger, pukul 12 malam. Bah!

Pertanyaan basi nih mas, bagaimana terbentuknya Trivial? Ada arti dengan kata Trivial dan apa filosofinya?

Trivial dibentuk oleh mantan vokalis 1 (Rio Sadewa) setelah dapat formasi Baha pada Bass, Burhan pada Guitar, kemudian saya (Annas – red) ditawari untuk mengisi drum. Nama Trivial ide dari Rio yang sebenernya gak ada filosofi atau apa. Trivial diambil dari bahasa inggris yang artinya “sepele”. Mungkin maksudnya karena gak ingin terlalu ribet cari nama J

Setelah Rio (pendiri band) keluar, siapa yang mengisi kekosongan pada Vocal?

Iya mas, setelah Rio keluar yang mengisi Davig mas (vocal di demo single kita).

Trivial genrenya apa dan terinfluence oleh siapa?

Trivial – Metalcore mas, dan lebih berkiblat ke Lamb of God.

Untuk saat ini line-up personilnya siapa aja?

Hanya tinggal saya player lama yang di Trivial semenjak berdiri. Sekarang posisi vocal diisi oleh Brian Aga, guitar oleh Krisna Panji, dan untuk di Bass masih pakai additional.

Itu formasi terbaru dan sudah fix?

Udah mas. Secara sah agama dan negara 😀

Oh ya lupa, ini seharusnya pertanyaan di awal, kapan berdirinya Trivial?

Tanggal 13 september 2012.

Sudah mengeluarkan mini album atau baru single? Setau saya singlenya baru Bleeding Masturbation ya?

Trivial untuk sementara ini baru single mas, iya cuma Bleeding Masturbation itu.  Kendalanya ya mungkin sering gonta-ganti player. Jadi ya kurang produktif dalam membuat karya 😀 dan karena masalah tersebut kita masih cover lagu-lagunya Lamb of God. Karena untuk nyiptain lagu lagi ya cukup sulit mengatur waktu player satu dengan yang lain. Faktor jarak, waktu dan tuntutan profesi.

Rencana ke depan gimana mas?

Rencana ke depan bakal bikin mini album dengan formasi yang baru ini mas. Hehe semoga saja Tuhan ikut campur urusan kami dan dipermudah 😀

Siapa yang membuat lirik / syair? Untuk mini album materinya secara garis besar bercerita tentang apa dan dapat inspirasi dari mana?

Kalau untuk liriknya Brian Aga. Hehe soal inspirasi dari mana saya kurang tahu ya mas. Tapi secara garis besar beberapa lirik yang udah ditulis bercerita tentang paham (ideologi) tentang agama yang hanya memandang dari satu sisi saja tanpa meluaskan pemikiran dari sudut pandang yang berbeda.

Wah sepertinya materi lagunya berat ya mas? Hehehe

Hehehe kalau saya memeahaminya gitu mas. Mungkin lebih jelasnya dengan bang Aga langsung 😀

Tetap idealis dengan masalah agama ya berarti, atau ada hal-hal lain?

Hehe saat ini banting setir mencoba mengkritisi masalah tentang pemahaman agama, iman, juga sosialesme yang semakin terasa diberi sekat.

Bagaimana sih menurutmu scene musik metal di Ngawi?

Kalo menurut saya scene metal di Ngawi gak begitu jauh tertinggal dari kota-kota lainnya. Semakin banyak band-band yang muncul di Ngawi, hal itu jadi bukti kalo metal di Ngawi masih digandrungi oleh metalhead Ngawi lebih khususnya musisi metal Ngawi yang masih semangat untuk mengokohkan eksistensi metal di kota Ngawi.

Apakah yang membedakan Trivial dengan Band Metal (Metalcore) di luaran sana?

Hehehe kalo itu belum bisa jawab mas, mungkin setelah mini album kita jadi baru bisa dapet nilai beda Trival sama band metalcore lain. 😀

Jangka pendek dan panjang Trivial apa?

Untuk jangka pendeknya kita tetap bakal berusaha buat karya sebanyak-banyaknya mas. Dan untuk jangka panjangnya berharap Trivial lebih dikenal masyarakat luas dan menjadi band metalcore Ngawi yang dapat diterima dan dinikmati karyanya. Hehehe jawaban itu separuh dari mimpi pribadi mas. Pengen gawe Ngawi terkenal metal’e (ingin membuat Ngawi terkenal metalnya) mungkin seperti Ujung Berung (Ujung Berung- Bandung, adalah tempat mayoritas musisi bergenre metal lahir)

***

Sedikit tambahan, bahwa Trivial bernaung di bawah komunitas Ngawi Underground Colony (NUC). Tak hanya Trivial saja, band seperti Karasanpati, Jhalak Harupat, Vaxin Hollon dan lain-lain juga di bawah bendera NUC.

Terakhir, ini pesanan dari vocalisnya, bahwa sang vocalis (Brian Aga) itu ganteng.. Bahaha Piss 😀 🙂

Informasi :

Fanspage Trivial   : Trivial Metal

Situs Web               : Trivial Metal

Download single   : Bleeding Masturbation

CP                            : Pin 73ED1FBB

SHARE
Founder Setara Network | Blogger | Writer | Social Media Enthusiast