Waduk Pondok, objek wisata sekaligus tempat pemancingan di Ngawi. Bagi warga Ngawi dan sekitarnya, dan khususnya warga di sebelah timur, sudah tidak asing dengan keberadaan tempat wisata dan juga tempat pemancingan Waduk Pondok. Entahlah asal-usul namanya, hingga menjadi nama tersebut.

Waduk Pondok  berada di sekitar Desa Gandong / Dero, Kec. Bringin, Ngawi. Untuk mencapai lokasi, anda bisa melalui jalan raya Ngawi – Caruban km 12, kemudian sampai perempatan desa Kedungprahu ke arah utara, kurang lebih 4 kilometer. Jadi bisa dikatakan dari pusat kota Ngawi ke Waduk Pondok jaraknya sekitar 16 KM.

Di Waduk Pondok terdapat hamparan air yang luas (bendungan),  warung apung, ada satu mushola dan juga terdapat berbagai warung kecil. Tentu tersedia perahu yang siap disewakan kepada para pemancing. Di sini terkenal dengan ikan-ikannya, di antaranya adalah ikan nila, trawes, patin, gurame, dan lain sebagainya. Kemudian untuk harga sewa perahu dalam sehari sebesar  Rp 100.000 – 150.000. Tergantung anda bisa bernegoisasi dengan penyewanya. Di dalam warung apung terdapat masakan yang enak, salahsatu andalannya adalah ikan patin gurame.

Berkunjung ke Waduk Pondok tidak dipungut biaya, alias gratis. Maka dari itu setiap akhir pekan atau di kala sore hari, pengunjungnya banyak. Akan tetapi, pengunjungnya mayoritas adalah pemuda-pemudi warga sekitar. Waduk Pondok adalah tempat alternatif untuk pasangan muda berpacaran.

Di siang hari waktu hari biasa, kadang banyak anak sekolah yang tidak mengikuti pelajaran dan mereka kebanyakan nongkrong di Waduk Pondok. Itu terjadi sekitar 5 tahun silam, di zaman saya sekolah. Entah jika hari ini, apakah seperti lima tahun lalu atau tidak.

Waduk Pondok dibangun pada tahun 1992-1997. Proyek ini dikerjakan pada masa Orde Baru dan kala itu diresmikan oleh menteri Harmoko. Tujuan utama dibangun tempat ini adalah untuk pengairan sawah di kecamatan Padas, Bringin dan kecamatan Pangkur. Tempat wisata ini memliki luas sekitar 2.596 hektar.

Waduk Pondok Ngawi
Waduk Pondok di kala sore hari © Rudi Widiyantoro

Selain tempat pemancingan dan tempat menghabiskan waktu yang enak, Waduk Pondok memiliki pemandangan yang bagus. Apalagi jika anda kesana pada waktu sore hari, kisaran pukul 16.30-17.30 maka anda akan mendapati senja beserta pemandangan yang fotogenic.  Terlebih bagi yang memiliki minat di bidang fotografi, tempat ini adalah salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tenang saja, waduk pondok dibuka 24 jam nonstop. Selalu buka. Lantas untuk warung-warung ia tutup pada pukul sembilan malam.

Saya kesana mungkin belum lebih dari sepuluh kali. Dikarenakan lokasinya yang lumayan jauh dengan tempat tinggal. Namun saya tidak kapok untuk datang dan mengabadikan momen yang bagus di Waduk Pondok.

Berwisata ke tempat Waduk Pondok akan menghilangkan sejenak beban di pikiran anda. Melepas hiruk-pikuk kehidupan yang membuat anda stress. Oh ya, jika kalian abis putus dengan pacarmu, bisa juga datang ke tempat ini, kalau sore hari banyak yang “bening-bening” bro.

Waduk Pondok © Rudi Widiyantoro
Waduk Pondok © Rudi Widiyantoro
Waduk Pondok
Aktivitas Memancing di Waduk Pondok. © Rudi Widiyantoro
SHARE
Founder Setara Network | Blogger | Writer | Social Media Enthusiast